Hindari Pertengkaran, Hindari Perdebatan

BAGAIMANA PERANG DIMULAI?
Seorang bocah bertanya pada ayahnya, “Bagaimana perang dimulai?”
“Baiklah, ambil contoh Perang Dunia Kesatu,” kata ayahnya. “Itu dimulai saat Jerman menyerang Belgia.”
Dengan segera si istri menyela, “Jangan katakan padanya yang sebenarnya! Itu dimulai ketika seseorang dibunuh!”
Sang suami mengangkat tubuhnya dengan lagak yang superior dan membalas kembali, “Apa kamu yang menjawab pertanyaan atau aku?”
Membalikkan badan dengan gusar, sang istri keluar dari ruangan dengan marah dan membanting pintu sekeras yang dia bisa!
Ketika hidangan berhenti berderak di lemari, kesunyian yang tidak nyaman mengikuti, pada akhirnya dipecahkan oleh si anak:
“Ayah, engkau tidak usah mengatakan padaku bagaimana perang dimulai; sekarang SAYA TAHU!”

Bertengkar!
Kita kadang melakukannya! Kita semua tahu apa artinya pergi meninggalkan pertengkaran dengan mulut kering, perut dikocok, kepala menjadi panas dan pening, dan sakit hati-berharap bahwa itu tidak pernah terjadi, menyesali dengan sangat kata-kata kasar yang telah diucapkan!
Percaya atau tidak, lebih banyak rumah tangga dihancurkan karena pertengkaran daripada oleh kebakaran atau pemakaman!
Kita semua tahu pertengkaran demi pertengkaran adalah membuang waktu sia-sia !
Kita benar-benar tidak memperoleh APAPUN, dan waktu kita, tenaga dan hubungan seseorang akan  BERAKHIR!
Katanya satu-satunya orang yang benar-benar MENDENGARKAN sebuah pertengkaran adalah tetangga mereka!

Beberapa orang suka bertengkar, dan akan melakukan apa saja untuk membuktikan bahwa pendapat mereka yang benar! Mereka lebih suka kehilangan teman daripada kalah bertengkar
Yang lainnya, berdebat telah menjadi KEBIASAAN, sebuah reaksi otomatis mengatakan sesuatu yang berlawanan pada apapun yang sedang dikatakan!

SEBUAH PELAJARAN DARI BENJAMIN FRANKLIN
Seorang pendebat yang kompulsif adalah negarawan Amerika mula-mula, ahli filsuf dan pengarang, Benjamin Franklin. Sewaktu muda ia tidak menyukai apa pun lebih dari sebuah perdebatan sampai seorang sahabat dekatnya membawanya menepi dan berkata,


“Ben, kamu tidak masuk di akal! Pendapatmu menampari setiap orang yang berbeda darimu! Teman-temanmu menikmati diri mereka sendiri dengan lebih baik ketika kamu tidak ada! Kamu PIKIR kamu tahu banyak hal sehingga tidak seorang pun dapat MENGATAKAN padamu apapun juga.
Tentu saja, tidak seorang pun akan mencoba, karena usaha mereka hanya akan berakhir pada ketidaksukaan dan kerja keras!
Jadi kamu sepertinya tidak akan pernah tahu apapun lebih dari apa yang kamu tahu sekarang – yang sebetulnya sangat SEDIKIT!”

Ben Franklin seorang yang cukup LAPANG DADA dan cukup BIJAK untuk menerima kebenaran yang menyengat ini, dan untuk menyadari bahwa dia sedang menuju pada kegagalan dan bencana sosial! Jadi dia segera mulai mengubah sikap keras dan caranya yang suka berargumen!
Dia kemudian menjadi salah seorang yang paling dicintai, paling bijak, dan orang paling diplomatis dalam sejarah Amerika, dan sebetulnya diingat karena mengatakan:

“Jika Anda berdebat, merasa terganggu, dan membantah, Anda mungkin mencapai sebuah kemenangan kadang-kadang. Tapi itu akan menjadi kemenangan semu, karena Anda tidak akan pernah mendapat reputasi baik dari lawanmu!”TIDAK SEORANG PUN pernah benar-benar memenangkan sebuah pertengkaran!
Anda bisa saja berteriak, menjerit, dan bertengkar sampai muka Anda biru, tapi orang-orang tidak akan percaya bahwa Anda benar kecuali mereka INGIN memercayainya!


Dan meskipun mereka BERSEDIA setuju dengan Anda, nada suara Anda mungkin telah menempatkan mereka dalam kondisi bertahan sehingga akan merupakan penghinaan sama sekali, kekalahan di medan perang, bagi mereka untuk mengakui Anda benar atau bahkan sebagian benar!
Dan ingatlah, tidak sedikitpun logika atau pun argumen yang akan membuat seseorang mengubah pikirannya jika ia tidak menginginkannya!
Sembilan dari sepuluh, sebuah argumen berakhir dengan kedua belah pihak makin teguh diyakinkan dari saat sebelumnya bahwa ia sepenuhnya benar!
Anda tidak dapat memenangkan perdebatan, karena jika Anda kalah, Anda memang kalah! Dan jika Anda MENANG, Anda KEHILANGAN!
Mengapa? Yah, misalkan saja Anda menang atas seseorang dan mematahkan argumennya habis-habisan dan membuktikan bahwa dia sepenuhnya orang bodoh.
Lalu apa?
 Anda akan merasa senang dan puas diri. Lantas bagaimana dengan dia? Anda membuatnya merasa rendah diri. Anda melukai harga dirinya. Ia gusar pada kemenangan Anda dan …Apakah seorang yang diyakinkan bertentangan dengan kehendaknya, masih memiliki pandangan yang sama!”

“APA PENYEBAB PERTIKAIAN DAN PERTENGKARAN DI ANTARA KALIAN?”

……“Bukankah datangnya dari hawa nafsu anda  yang saling berjuang di dalam tubuh ? Anda  mengingini sesuatu, tetapi anda tidak memperolehnya, lalu anda bertengkar dan anda  berkelahi.”
Jadi keserakahan dan keegoisan dapat menjadi salah satu akar penyebab pertengkaran, mencoba mendapatkan hal-hal yang secara egois anda ingini.
Pertengkaran lainnya disebabkan oleh KEANGKUHAN.        
“Keangkuhan hanya menimbulkan pertengkaran, tetapi mereka yang mendengarkan nasihat mempunyai hikmat.”
Juga, seperti yang telah kita lihat, banyak pertengkaran disebabkan oleh sikap MENGANGGAP DIRI BENAR. Memaksakan kehendak, berpikir bahwa Anda sangat benar, menempatkan diri di atas dan menempatkan orang lain di bawah dengan membantah mereka!
Dan semua itu bermuara pada kurangnya PERHATIAN !
Bertengkar bukanlah masalah yang sesungguhnya, itu hanyalah sebuah GEJALA!                      
KURANGNYA PERHATIAN adalah masalah yang SESUNGGUHNYA!

Itu adalah satu pelajaran utama yang Allah SWT ingin kita pahami- bagaimana memberi perhatian  orang-orang, bagaimana bekerja dengan mereka, bagaimana memperlakukan mereka, bagaimana memberikan keuntungan dan manfaat keragu-raguan pada orang lain, bagaimana membangun mereka dengan tidak mementingkan diri sendiri, daripada secara egois menghancurkan mereka melalui perbantahan dan perdebatan!
Semuanya ini adalah bagian dari BELAJAR UNTUK SALING  MEMPERHATIKAN, menempatkan diri kita di posisi orang lain,

sumber PWS medan

Tinggalkan komentar

Filed under keluarga

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s