Menjadi Orang Tua Yang Baik (5)

M yang kedua adalah mentoring (menjadi pembimbing), adakah orang yang selama ini memberikan nasihat atau mendengarkan keluh -kesah anda, bekerja sama menuntaskan sesuatu pekerjaan atau masalah ? jika jawabannya Ya, maka selama ini anda telah mempunyai seorang mentor.
Aya yang dimaksud dengan menjadi  seorang mentor, seorang mentor adalah seseorang yang memberi dukungan, arahan , menjalin persahabatan dan menghargai anak.

Dengan kata lain menjadi seorang mentor sama seperti halnya menjadi seorang pekatih team sepakbola, Pelatih yang baik mengetahui kekuatan dan kelemahan timnya sendiri. Pada saat timnya bertanding dia tidak mengikuti pertandingan di dalam melainkan berdiri di sisi lapangan memberikan arahan dan motivasi, tapi tetap membiarkan timnya memutuskan sendiri apa yang harus dilakukan saat pertandingan sedang berjalan. Pelatih dengan jujur menunjukkan hal-hal yang bisa diperbaiki dan menyanjung pemain jika timnya bermain baik. Pelatih mendengarkan segala keluh-kesah pemainnya dan meraih kepercayaan dari para pemainnya. Mencarikan jalan keluar jika suasana pertandingan alot atau sulit dijalani.

Menjadi mentor untuk anak adalah sama halnya dengan melatih, mengembangkan sisi lemah anak, berbagi kesukaan dengan anak, memberi nasihat dan dukungan; menjadi teman, mendengarkan keluhan, memuji, mengembangkan semua potensi anak yang didalam rangka pengembangan itu; ada kalah atau  menang, tangis sedih atau gembira ; kesalahan dan pelajaran. Mentor tahu bahwa kesalahan kecil biasanya menjadi pelajaran untuk sebuah sukses besar, dengan ini mentor mengarahkan anaknya unutk tetap mencoba karean sukse sudah dekat.

Apa yang kita bisa lakukan untuk menjadi mentor ? kegiatan apa saja seperti berolahraga, belanja bulanan, pergi mengunjungi Nenek; yang penting kata kuncinya adalah semua itu dilakukan bersama, karena kebersamaan itu menciptakan ruang untuk  berkomunikasi.

Ada beberapa penting yang perlu diperhatikan sebagai seorang mentor
1. Jujur, jika anda tidak tahu jawabannya katakan tidak tahu, untuk  menjalin hubungan dengan anak kita hanya perlu menjadi manusia dan manusia membuat kesalahan, sebagaimana kita dan anak kita. Anak kita bisa mengambil pelajaran tanpa harus mengalami dengan mempelajari kesalahan kita. Orang tua yang menganggap orang tuanya seorang sosok sempurna akan merasa tidak sanggup melaksanakan semua harapan orangtuanya.
2. Menghargai pendapat dan pikiran anak tanpa menghakimi, Jika anak anda sangat takut untuk dihukum maka  jika sesuatu terjadi dia tidak akan membagi ceritanya secara keseluruhan atau sama sekali tidak menceritakan. Ini akan memacetkan komunikasi, biarkan perbedaan pendapat itu ada untuk  sementara, itu akan menjadi bahan renungan buat kita dan anak unutk akhirnya menemukan solusi . Ingat bahwa jelas sekali perbedaan antara ” kamu salah, saya benar” dengan “saya tidak sependapat dengan kamu”.
3.Anak menghabiskan usia kecilnya untuk mencari tahu , siapa mereka, bagaimana alam ini bekerja dan bagaimana mereka menyesuaikan diri dengan alam ini, pastikan anak anda mempunyai cukup ruang untuk mengarungi ini semua. Jika anak anda tidak tertarik pada kegiatan atau hal tertentu jangan memaksa, biarkan mereka mencari jalannya sendiri.
4. Mengenal kan anak kepada sesuatu yang kita sukai, ini adalah hal yang berguna untuk anak kita mempelajari sesuatu tentang kita, dengan kita melakukan hal biasa seperti orang  kebanyakan, anak kita menganggap kita adalah orang biasa juga bukan sekedar orang tua.

Dengan dukungan , arahan ke jalan yang benar; orang tua  membangun  rasa percaya diri dan harga diri anak. Dengan ini anak mendapat kekuatan untuk membuat keputusan yang baik ketika menghadapi masalah. Yang penting bagi orang tua  adalah untuk memelihara komunikasi sehingga nasihat dan arahan diserap anak.

Posting terkait : menjadi orangtua yang baik 5, menjadi orang tua yang baik 4, menjadi orang tua yang baik 3, menjadi orang tua yang baik 2, menjadi orang tua yang baik.

1 Komentar

Filed under keluarga

One response to “Menjadi Orang Tua Yang Baik (5)

  1. Ping-balik: Menjadi Orang Tua Yang Baik (6 - habis) « Ayadila’s Blog

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s