Menterjemah Quran ? …. bisa kok asal mau

Minggu ini pengajian rutin kami kedatangan tamu, beliau adalah Ustad Drs Choirul Anam dari pondok Pesantren Safinatul Huda (Safinda) Surabaya, kehadiran beliau untuk presentasi Program Pelatihan Penterjemahan Alquran, sebuah program untuk melatih orang agar bisa menterjemah Al-Quran, inti presentasi beliau kurang lebih seperti ini

Bagi sebagian kita orang Indonesia yang tidak berbahasa arab, membaca alQuran itu sekedar membaca saja tanpa mengenal artinya, sehingga fungsi alQuran yang 4 (yaitu sebagai , petunjuk,pengingat, obat dan penjelas) tidak dipahami oleh kita.

Pertanyaan dari kami

  • Kan semua bisa dibaca di tafsir/ terjemah? Betul tapi jarang sekali kita membaca terjemah/tafsirnya secara rutin seperti halnya mengaji Quran  kecuali hanya beberapa waktu saja jika ada keperluan/pertanyaan, (sepertinya  memang jumlah pemilik Al-quran dengan terjemahannya lebih sedikit di banding dengan yang Quran bahasa arabnya saja)
  • Kan ga ngerti juga ga papa yang penting ada pahalanya? Betul kata beliau tapi itu kan nanti buat di Akhirat sekarang kita masih di dunia kita perlu petunjuknya sekarang buat bekal nanti.

Salah satu kendalanya yaitu anggapan bahwa bahasa arab itu sulit, tapi Allah menjamin bahwa quran itu sudah dimudahkan, masalahnya mau apa tidak kita mempelajarinya

Kemudahan itu adalah

  • Di surat al Qomar 54 (17,22,32,40) diulang 4 kali persis “sesungguhnya telah Kami mudahkan Al-Quran untuk pelajaran, maka adakah yang mau mempelajarinya? Ini firman Alloh SWT mutlak benar adanya

  • Kosa kata yang dipakai di dalam alQuran sebanyak 77450 kata dimana 79% diantaranya dipakai berulang-ulang, contoh kata hum diulang 3000 kali, kata alladlina diulang 810 kali, kata Alloh di ulang 2698 kali , jadi kata- kata yang harus diingat tidak sebanyak yang kita kira, dan lagi karena flexibilitas Bahasa Indonesia yang tinggi kata-kata tersebut ada juga yang telah diserap sebagai bagian dari kosa kata bahasa Indonesia contoh:  nikmat, ayat, Alloh, setan , sholat, zakat, malaikat, dll.

Metode ini menuliskan al-Quran dengan tinta hitam untuk kata yang kita sudah kenali atau hafal di bagian sebelumnya dan menuliskan dengan tinta merah kata yang belum kita kenali atau hafal, saya sudah lihat di bagian akhir module bahwa akhirnya semua tulisannya akan kebanyakan bertinta hitam.

Surat terpanjang di A-Quran adalah surat Al-Baqoroh, di juz pertama bila kita belajar akan banyak yang perlu diingat, tetapi setelah itu akan menjadi lebih mudah karena perulangan tadi. Di juz pertama ini jumlah kata yang harus di ingat sebanyak 3624 kata, banyak ? Kelihatan nya seperti itu tapi bila ditabelkan Akan seperti ini

Pertemuan

Kosa kata

Kosa kata baru

Beban Materi

pertama

89

45

50,56%

Kedua

178

54

30,34%

Terus… kosa kata bertambah tapi beban hafalan perminggunya berkurang hingga di pertemuan ke 20 di bawah ini

Kedua puluh

195

10

5,12 %

Dilihat di row terakhir terbukti bahwa semakin ke bawah beban pelajaran semakin sedikit, dan Pak ustad Akan mengisinya dengan Tata bahasa dan lain-lain seperti halnya belajar bahasa arab di pesantren

Dengan metode seperti ini sepertinya feasible buat saya belajar, menghafal 50 kata seminggu berarti hanya menghafal 7-8 kata perhari, bukan suatu hal yang tidak mungkin untuk dijalani dan kita pun sepakat untuk belajar dengan metode ini ke Pak Ustad.

Di hari pertama latihan kita belajar ternyata dengan metode melafalkan, mengulang dan mengulang lagi, tidak pakai menulis karena sudah ada kamus khususnya. Dalam masa 1,5 jam saja kosa kata kita sudah bertambah banyak. Tanggapan teman-teman benar-benar positif ,it’s a good start for every body , semoga saja kita konsisten belajarnya  amin.

8 Komentar

Filed under Agama

8 responses to “Menterjemah Quran ? …. bisa kok asal mau

  1. Assalamu’alaikum

    Saya adalah admin dari blog milik PPTQ Safinda yang didirikan oleh Drs Choirul Anam.

    Alhamdulillah, bulan ini kami membuat blog resmi miliki PPTQ untuk memudahkan hubungan dengan para jama’ah. silahkan mengunjungi blog kami. dan mungkin anda bisa membuat link back dengan blog kami. terimakasih.

    Admin blog

  2. Alaykum salam,
    wah kabar gembira nih, terimakasih atas infonya

  3. ahmad zakaria

    assalamualaikum…
    apa sekarang masih lanjut ikut kajian terjemah ? sudah juz berpa ? gmana yang saudara rasakan ? salam dari temen peserta PPTQ safinda

  4. tio utomo

    that right..!!!!

  5. PUTRI AMAI

    Alhamdullilah, sy sudah smpai ayat 19 surat al baqarah bersama teman2 TB AN NAJA JOMBANG dengan bimbingan ust. Ghazi🙂

  6. Putri Amai

    Alhamdulillah, sy & rekan2 TB An Naja Jombang sudah sampai surat al baqarah ayat 25, sukron buat ustad Ghazi atas bimbingannya, smoga stiap langkahnya slalu di ridhoi Allah SWT & pondok ‘ SAFINDA ‘ jga mendapat ridho & barokahnya khususnya cabang di desa Bandung Diwek Jombang. Dan tak lupa yg di Surabaya dg pengasuh ustad Chairul Anam. Amin ya rabb…:-)
    SUKRON:-)

  7. Husna

    Program ini bagus sekali, sangat membantu kami menterjemahkan Al-Qur’an terutama yang belum pernah di pesantren. Maju terus PPTQ..

  8. Tugas kita semua adalah terus belajar, memberitahu yg belum tahu dan mereka membentuk kelompok belajar atau ikut yang sudah ada. kalau ini terus berlanjut maka suatu saat nanti umat Islam akan merasa belum puas dan belum merasa membaca al-Qur’an akau belum mengerti maknanya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s