Bertato ≠ Preman

Semenjak Kapolri baru dilantik, ada hal baru yang dilakukan oleh Polda-Polda se indonesia yaitu pemberantasan premanisme. Seperti biasa pelaksaan kegiatan Polisi sekarang selalu (menunggu kalau perlu) diliput oleh media. Satu hal yang menonjol di layar selalu jika preman itu akan diangkut dengan mobil polisi mesti diminta membuka pakaian bagian atas untuk menunjukkan tato yang mereka miliki yang anehnya itu memang ada yang memiliki

Apakah ini pertanda buruk bagi orang bertato seperti halnya tahun 80’an? saya masih ingat seorang paman saya berusaha menghapus tatonya dengan susah payah menggunakan besi panas karena takut dirazia operasi Petrus , di jawa barat terkenal dengan istilah “jeger di karungan “ (preman Di bunuh lalu dimasukkan karung, mayatnya di buang di danau saguling ) hiiii, besoknya masuk koran di head line “Jeger dikarungan”.

Mengidentikkan  tato sebagai preman memang bukan monopoli Polri saja, di Jepang sebagian yang bertato adalah anggota Mafia Yakuza ,yang bertato di seluruh badan nama jepangnya Tebori. Di Amerika Serikat, gank dan tahanan penjara menggunakan tato berbeda untuk menunjukkan  , atas pasal apa mereka dipenjara, berapa lama dan ikut gank apa , sebagai contoh jika seseorang membunuh maka tato yang dia pake adalah tato air mata

Selain preman yang juga menggunakan tato sebagai identitas adalah anggota pasukan elit militer, seperti di US marine setiap anggota baru dipaksa untuk  bertato oleh rekan-rekannya, seperti yang kta lihat di fil Jar Head begitu juga di pasukan elit inggris.

Seiring dengan kemajuan jaman di mana bertato tidak terasa sakit lagi maka mulailah banyak orang biasapun bertato ini hanya untuk gaya saja  contohnya artis bahkan anak-ABG walaupun tatonya tidak permanen dan bukan merupakan identitas kelompok, namun ini belum bisa diterima disebagian masyarakat yang masih saja menganggap Tato identik dengan preman

Preman jalanan yang meresahkan masyarakat memang sudah banyak dikenali, jadi mungkin polisi sudah mempunya data base mana saja yang harus di razia, tetapi yang belum banyak tersentuh adalah preman terorganisasi , PR pak polisi untuk memberantas organized crime seperti ini, sudah banyak contoh kasus sengketa tanah yang melibatkan organized crime ini tinggal dilacak balik saja

Ayo pak polisi monggo dibrantas

3 Komentar

Filed under Tak Berkategori

3 responses to “Bertato ≠ Preman

  1. ya, seinget saia tahun petrus pertama kali di jokja 1983/1984an dg korban ratusan or ribuan gali (gabungan anak liar indonesia) dikarungin, tapi bener waktu itu garnizun (on behalf of polisi) udah punya database komplt shg kita2 warga jokja ainal yaqin bhw yg didor itu memang sudah selayaknya meskipun masyarakat sekelilingnya ndak ada yg menyangka sama sekali saking begitu rapi organisasinya premanisme waktu itu.
    Saya kira, waktu itu mayoritas rakyat jokja berterimakasih ama garnizun. Modah2an polri jauh lebih sukses dr garnizun jokja waktu itu.

  2. ya betul itu tahun-tahun menjelang pemilu 1984, untuk menjaga stabilitas politik dan keamanan demi mensukseskan pesta demokrasi pemilu (harmoko Mode on )

  3. oh ya?!😯

    wah, saia baru rada2 teringat nih. yayayaa.. ga ada orang jokja yg ga tau kesaktian, either hardskill n softskill, abu n slamet gaplek waktu itu padahal waktu itu khan ada 3 peserta pemilu ya.. hebat betul daya ingat anda, ck ck ck…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s