Kenapa Manusia Diciptakan?

Disclaimer : Jawaban ini belum tentu yang paling benar tapi menurut saya jawaban ini membuat saya berhenti menanyakan pertanyaan serupa, untuk orang lain terserah masing-masing.

Saya menulis ini karena tergelitik oleh pertanyaan sesama blogger, setelah berpanjang-panjang mengenai realitas betapa kecil manusia dibanding dengan alam semesta, beliau menanyakan kenapa manusia diciptakan.

Jika pertanyaan itu kita panjangkan akan berupa pertanyaan teolgis yang biasa kita pikirkan namun tidak pernah kita ungkapkan seperti

  • Kenapa kita mesti ada di dunia ini bukannya di surga padahal bukan kita yang mendekati pohon terlarang ?
  • Kenapa kita diberi Ujian sementara Tuhan maha Tahu tanpa diuji pun Dia sudah tahu kualifikasi kita?
  • Kenapa kita mesti bersusah payah di dunia jika  akhirnya kita hanya akan dibakar juga di neraka ?

Menurut pengalaman saya mengikuti pengajian , setiap saya ajukan pertanyan ini ada dua jawaban yang secara global seperti ini :

1. Kita diciptakan Untuk beribadah kepada Tuhan yang Maha Esa , (QS 51:56)

Sebenarnya jawaban ini adalah menjawab pertanyaan di atas dari sisi manusia , karena manusia lah yang perlu beribadah kepada Tuhan , Karena Tuhan tanpa diibadahi pun sesuai dengan sifat kemandirian Tuhan tetap akan Mulia tidak berkurang sedikit pun. Lagi Pula sudah ada cukup malaikat untuk selalu bersujud kepada-Nya bila memang itu yang Tuhan mau.

2. Tuhan bertanya tidak ditanya

Jawaban ini yang dikutip dari seorang sahabat nabi yang saya lupa namanya, biasanya jawaban ini tanda untuk mengakhiri diskusi yang tidak bermanfaat (buat Ustadnya tentunya) padahal ada contoh pertanyaan kepada Tuhan (QS-2:30)

Kajian demi kajian yang dihadiri belum juga menjawab keingintahuan saya sehingga saya sampai berpikir bahwa kita di dunia ini memang diuji terus –menerus , bahwa agama itu serangkaian ujian kepatuhan manusia kepada Tuhan yang begitu banyak yang hampir tidak mungkin kita lulus, bayangkan saja :  tidak berjenggot berdosa, ujung celana di atas mata kaki kita berdosa, itu baru hal kecil belum lagi hal-hal yang lain seperti pelaksanaan hukum dan lain-lain. Sehingga bekas pemikiran itu sampai sekarang melekat di pikiran saya , saya tidak pernah suka baca buku seperti mukzizat shalat subuh, mukzizat shalat malam dll , lha itukan uji kepatuhan saja mengapa musti ada mukzizat., yang penting kita rutin melakukan membuktikan bahwa kita patuh.

Sebuah buku menjawab sebagian pertanyaan saya , buku ini malah tidak ditulis oleh seorang Kyai Haji , Hadratus Syekh, Syaikhul islam, buku itu ditulis oleh seorang Professsor matematika DR Jeffrey Lang namanya, mungkin karena  beliau biasa berfikir logis makanya jawabannya mengena Beliau tidak menjawab tapi memberi analogi , manusia adalah mahluk dengan Roh Ketuhanan yang ditiupkan , manusia sering menciptakan sesuatu tanpa didasari kebutuhan yang jelas, terkadang memang hanya kreatif saja , sifat kreatif merupakan bagian integral dari manusia seperti halnya akal dan bahasa..

Analogi lain dari beliau seperti halnya memelihara hewan peliharaan Ikan emas dan membesarkan seorang anak , rasa sayang yang kita tunjukkan kepada ikan emas dengan rutin memelihara tidak akan diapresiasi oleh ikan mas tersebut, karena sederhananya sistem otak ikan  tersebut. Berbeda dengan membesarkan seorang anak, Membesarkan seorang anak adalah sebuah proses kreatif luar biasa membuat kita merasa menyalurkan insting  rasa sayang itu dengan segenap kemampuan yang kita miliki dan kita tahu bahwa anak itu mengapresiasi cinta kita itu dengan sebuah sikap timbal balik, walaupun mereka tidak langsung mengucapkan terima kasih atau memberi hadiah.  Kita tahu bahwa rasa sayang itu bertimbal balik. Anak itu mengejawantahkan keberadaan kita ,apa bila anak itu tumbuh menjadi seperti apa yang kita mau alangkah senangnya kita dan pada awalnya walau kita kita tidak perlu keberadaan anak itu, namun jika anak kita sudah lahir meski kita harus bangun tengah malam mengendong anak yang rewel karena demam tidak sedikitpun kita merasa lelah,  tanpa disadari rasa mencintai kita pun bertumbuh begitupun anak kita , semua usaha kita lakukan agar anak itu bertumbuh menjadi anak yang baik, untuk memelihara kesehatannya, untuk sekolahnya kita memberikan kreatifitas terbaik kita bekerja memenuhi kebutuhannya. Tidak banyak yang kita minta asal anak itu menjadi anak yang baik , itu saja.

Tentang ujian , bahwa kita di dunia ini dilatih untuk menjadi mahluk spiritual yang diarahkan menuju kepada-Nya, dengan adanya ujian itu kita berlatih untuk membuat keputusan moral yang membuat kita menjadi mahluk spiritual kita lebih baik, dan mahluk spiritual itulah yang akan menempati alam akhirat nanti bukan fisik yang kasar ini.

Tentang bertanya adalah sebuah keharusan kita tetap kritis karean banyak ayat yang menyatakan kita harus berpikir , bukan lah suatu keputusan yang tepat dengan konteks jaman yang berubah kita menyandarkaan pilihan kita pada putusan yang dibuat ribuan Tahun yang lalu.

8 Komentar

Filed under Tak Berkategori

8 responses to “Kenapa Manusia Diciptakan?

  1. bagus-bagus artikelnya, salam kenal ya.

  2. wuuh finaly, thanks for stopping by

  3. irwan al qeis

    Dengan sifat Kibriah & Jamal nya ALLAH menciptakan semua makhluknya, untuk mengenalnya. Awaluddin ma’rifatullah. Kenal disini bukan kenal dgn makhluk. Kalau sudah mengenalnya(ma’rifat) maka akan timbul cinta, dgn cinta lahirlah aktifitas (ibadah). Untuk kenal di sini di perlukan perjuangan yg amat berat melalui warosatul anbiya ( mursyid).
    Dan meninggalkan segala ke inginan duniawi. Bermutasilah( nyambung secara ilmu tauhid) Kita sampai ke junjungan Kita nabi Muhammad SAW. mudah mudahan Kita semua akan di selamatkan (syafaat) oleh nya.
    Karena kalau Kita menerka nerka maksud & tujuan ALLAH menciptakan Kita semua, akan berbahaya bagi Kita.

  4. kenapa hidup ku seperti ini aku selalu salah di mata ortu ku setelah membaca bacaan itu aku sungguh ingin mulai dari awal lagi thanks yah dah memberikan informasi ^_^

  5. ada yg pernah bilang ada empat sifat kunci kehidupan kita dalam menjalani hidup ini:
    1.thoriqoh
    2.ma’rifah
    3.syariah
    4.haqiqoh
    Dan di iringi dengan Al-quran dan hadist, maka kehidupan kita akan tenang dunia dan di akhirat,
    Nah kunci untuk kita pribadi dalam menjalani dari 4 sifat itu harus seperti apa ya?
    *merenung

  6. saya tidak berbahasa arab, jadi tidak tahu arti 4 kata di atas…mungkin bisa menjelaskan ??

  7. yang saya tahu sey jika tuhan tdk menciptakan manusia mk tdk ada ksempurnaan baginya,dlm ilmu ma’rifat tuhan bersabda tidak ada engkau wahai rasul mk tdk ada aku,ada engkau maka ada aku…!!
    jika teman2 tahu n mengerti 1 yang tersembunyi diantara 99 nama tuhan,mngkin teman2 bisa mengerti kenapa dan untuk apa manusia diciptakan….!!!!

  8. jono

    jawaban darii saya

    untuk membahagiakan orang tuanya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s