Menjadi Orang Tua Yang Baik (4)

M Yang pertama adalah monitoring
Monitoring adalah pengawasan yang melekat bukan berarti kita harus memiliki kemampuan gaib yang mampu memantau di mana pun anak kita berada, bukan juga berarti kita harus berada di dekat anak kita di setiap waktu, bukan juga dengan dengan menelpon setiap setengah jam ke HPnya, tetapi dengan memberi perhatian dan menanyakan ha-hal yang mendasar di gabung dengan membuat keputusan, memberikan batasan dan mendorong anak agar memilih keputusan yang terbaik ketika kita tidak ada di dekatnya.

adalah lebih mudah mengawasi anak kita mereka masih kecil karenakita yang memutuskan apa yang terbaik buat mereka, kitamemutuskan apa yang boleh dan tidak untuk mereka tonton, kita putuskan dengan siapa mereka harus main ,kita putuskan siapa yang menjaga mereka ketika kita tidak ada, jika seseorang atau sesuatu bersentuhan dengan mereka kita lah orang pertama yang tahu. Tapi ini kan berubah ketika anak kita beranjak besar, terutama ketika mereka mulai bersekolah dan menginjak usia remaja , begitu menyadari mereka punya kepribadian sendiri mereka mulai kan berbenturan dengan  kepribadian kita, keiinginan kita untukmengawasi biasanya yang pertama berbenturan dengan kepribadian mereka.

Orang tua perlu mengawasi perkembangan anak di setiap fase pertumbuhan , caranya adalah kita harus mampu menjawab setiap pertanyaan berikut ini,
1. Dengan siapa anak kita sekarang ?
2. Apa yang kita ketahui tentang orang yang bersama anak kita?
3. Di mana anak kita berada ?
4. Apa yang sedang di lakukan di sana ?
5. kapan anak kita meninggalkan rumah dan kapan dia pulang ?
6. dengan apa anak kita berangkat dan dengan apa mereka pulang ?

Walau tidak bisa menjawab semua pertanyaan di atas setidaknya sebagian besar harus mampu kita jawab kapan saja.

  • Memantau berarti  membuka komunikasi dengan anak, tanyakan apa yang mereka lakukan jikakita tidak ada di rumah.
  • Ceritakan kepada anak anda maksud anda dan mengapa anda menginginkannya karena tidak semua anak tahu alasan dibalik maksud kita
  • Tahu apa yang anak kita mainkan, baca, tonton dan dengarkan karena semua media itu akan memberi pengaruh yang kebanyakan buruk bila kita tidak memberi pengarahan tentang isi media tersebut.
  • Tahu dengan siapa anak kita menghabiskan waktunya sehari-hari karena tidak  selamanya kita dekat dengan mereka, dan seperti halnya media, teman juga bisa memberi pengaruh negatif dengan sedikit usaha kita sebaiknya memilihkan teman yang baik2 saja untuk bergaul dengan anak kita terutama di sekolah oleh karena itu minta ke guru anak kita untuk mencari tahu bad actor di antara teman anak kita
  • Memberi arahan  dengan luwes, daripada mengataan “tidak/jangan” dengan tegas lebih baik menggunakan kata “boleh tapi dengan syarat”

2 Komentar

Filed under keluarga

2 responses to “Menjadi Orang Tua Yang Baik (4)

  1. Ping-balik: Menjadi Orang Tua Yang Baik (5) « Ayadila’s Blog

  2. Ping-balik: Menjadi Orang Tua Yang Baik (6 - habis) « Hakuna Matata

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s